This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 05 Desember 2014

Proposal Penelitian Tindakan Kelas

PROPOSAL

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEMATIK DENGAN TEMA SELALU BERHEMAT ENERGI MELALUI METODE DISCOVERY PADA SISWA KELAS IV MI CIKULU KECAMATAN PANGANDARAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

A.      Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan pilar utama dalam pengembangan sumber daya manusia pada suatu bangsa. Pendidikan diharapkan mampu membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan mandiri, serta memberi dukungan dan perubahan untuk perkembangan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia. Sesuai dengan yang termuat dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 1 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) menyebutkan bahwa :
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

1

Contoh RPP Tematik Kelas IV Kurikulum 2013



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan      : Madrasah Ibtidaiyah Cikulu
Kelas / Semester          : 4 /1
Tema                           : Berbagai Pekerjaan (Tema 4)
Sub Tema                    : Pekerjaan Orang Tuaku (Sub Tema 3)
Pembelajaran ke          : 5
Alokasi waktu              : 1 x Pertemuan (6 x 35 menit)

A.      KOMPETENSI INTI
1.      Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2.      Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru.
3.      Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
4.      Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

Rabu, 03 Desember 2014

Aplikasi Raport MI Kurikulum 2013

Di akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015 ini para wali kelas mengisi Rapor sebagai Laporan Hasil Evaluasi Penilaian di sekolah. Aplikasi Pengolahan Rapor ini bertujuan membantu para Wali Kelas di sekolah. Program ini dibuat sederhana dengan program Microsoft Excel saja. 

Program Aplikasi Rapor Kurikulum 2013 ini dapat di ubah-ubah sesuai dengan kebutuhan terutama tentang Deskripsi masing-masing Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap. Aplikasi ini diset untuk 100 siswa. Semoga para Wali Kelas MI khususnya wali kelas I dan IV tidak susah lagi mengerjakan Rapor, hanya beberapa jam Insya Allah siap deh Raportnya. Semoga tetap semangat para wali kelas mempelajarinya program ini dan semoga berhasil. Amiin. 

Bagi pendidik dan satuan pendidikan yang tertarik/berminat pada Aplikasi ini, silahkan Download di sini :

  1. Kelas I
  2. Kelas IV
 

Minggu, 21 Juli 2013

Aplikasi Kartu NISN




Aplikasi Kartu NISN adalah sebuah sebuah software yang digunakan untuk mencetak kartu NISN. Dimana NISN adalah Nomor Induk Siswa Nasional yang menjadi nomor unik yag dimiliki oleh setiap pelajar yang ada di Indonesia.
Software Kartu NISN ini adalah aplikasi yang dikembangkan khusus untuk cetak Kartu NISN bukan software untuk mencari atau mendaftarkan dan mengenerate NISN karena yang memunculkan NISN adalah pihak Diknas Pusat / Diknas Kabupaten.
Untuk Pihak sekolah yang telah memiliki data NISN untuk siswanya dan ingin mencetak/ membuatkan kartu nomor nisn siswa nasional, maka software Cetak NISN ini bisa anda manfaatkan. 

Berikut ini Kartu NISN berupa file mail merge WORD dengan data di EXCEL. File terdiri dari tiga buah:
1. File Kartu NISN untuk mencetak Kartu NISN
2. File Excel untuk mengentri data NISN, data lembaga, Kepala dan Siswa
3. Font Barcode, agar Barcode NISN dapat terbaca di Word.

Silakan unduh di sini!


Senin, 01 Juli 2013

Uji Persyaratan Data

Uji persyaratan analisis diperlukan guna mengetahui apakah analisis data untuk pengujian hipotesis dapat dilanjutkan atau tidak. Beberapa teknik analisis data menuntut uji persyaratan analisis. Analisis varian mempersyaratkan bahwa data berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan kelompok-kelompok yang dibandingkan homogen. Oleh karena itu analisis varian mempersyaratkan uji normalitas dan homogenitas data.

Berbagai pengujian persyaratan analisis, seperti uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas. Uji persyaratan analisis mana yang diperlukan dalam satu teknik analisis data akan disebutkan secara garis besar pada tiap-tiap teknik analsis data sebagai berikut :

1)   Uji Normalitas Galat
Lela (2011: 47) mengemukakan bahwa uji normalitas dilakukan untuk mengetahui normal atau tidaknya distribusi suatu data. Uji normlitas ini penulis berlakukan untuk kedua variabel dalam penelitian ini, yakni variabel X : Strategi Listening Teams (Tim Pendengar), dan variabel Y : hasil belajar peserta didik dalam pelajaran BTQ  kelas VIII sub pokok bahasan membaca Surat Al Fatihah.
Untuk mengetahui normalitasnya, penulis menggunakan uji liliefors. Uji normalitasnya ini dilakukan dengan menggunakan program Microsoft Excel dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1)        Urutkan data sampel dari yang terkecil hingga yang terbesar.
2)        Tentukan nilai Zi dari tiap-tiap data dengan persamaan:

Keterangan:
Zi      = skor buku
X       = nilai rata-rata
Xi      = skor data
S       = simpangan data

Uji Reliabilitas dan Uji Validasi



1)  Uji konsistensi internal (reliabilitas) ditentukan dengan koefisien Cronbach Alpha. Pengujian ini menetukan konsistensi jawaban responden atas suatu instrumen penelitian. Nunnally (1969) mensyaratkan suatu instrumen yang reliabel jika memiliki koefisien Cronbach Alpha di atas 0,60. Untuk menghitung reabilitas menggunakan rumus alpha, sebagai berikut:


Dimana :
r11           = Nilai reliabilitas
∑Si         = Jumlah varians skor tiap-tiap item
St           = Varians total
k            = Jumlah item

Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
a)    Menghitung varians skor tiap-tiap item dengan rumus :
Dimana :
Si         = Varians skor tiap-tiap item
∑Xi2    = Jumlah kuadrat item Xi
(∑Xi)2  = Jumlah item Xi dikuadratkan
N         = Jumlah responden

Jumat, 28 September 2012

PEMBENTUKAN PERATURAN DESA



Peraturan Desa ditetapkan oleh kepala desa setelah mendapat persetujuan bersama Badan Perwakilan Desa, yang dibentuk dalam rangka penyelenggaraan otonomi desa. Perdes merupakan penjabaran lebih lanjut dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dengan memperhatikan ciri khas masing-masing desa. Sehubungan dengan hal tersebut, sebuah Perdes dilarang bertentangan dengan kepentingan umum dan/atau peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Dalam konsep negara hukum yang demokratis keberadaan peraturan perundang-undangan, termasuk Peraturan Desa dalam pembentukannya harus didasarkan pada beberapa asas. Menurut Van der Vlies sebagaimana dikutip oleh A. Hamid S. Attamimi membedakan 2 (dua) kategori asas-asas pembentukan peraturan perundang-undangan yang patut (beginselen van behoorlijk rcgelgeving), yaitu asas formal dan asas material.
Asas-asas formal meliputi:
1.        Asas tujuan jelas (Het Beginsel Van Duideijke Doelstellin)
2.        Asas lembaga yang tepat (Het Beginsel Van Het Juiste Orgaan)
3.        Asas perlunya pengaturan (Het Noodzakelijkheid Beginsel)
4.        Asas dapat dilaksanakan (Het Beginsel Van Uitvoorbaarheid)
5.        Asas Konsensus (Het Beginsel Van De Consensus)
Asas-asas material meliputi:
1.        Asas kejelasan Terminologi dan sistematika (het beginsel van de duiddelijke terminologie en duidelijke systematiek).
2.        Asas bahwa peraturan perundang-undangan mudah dikenali (Het beginsel van den kenbaarheid)
3.        Asas persamaan (Het rechts gelijkheids beginsel)
4.        Asas kepastian hukum (Het rechtszekerheids begin sel)
5.        Asas pelaksanaan hukum sesuai dengan keadaan individual (Het beginsel van de individuelerechtsbedeling)
Asas-asas ini lebih bersifat normatif, meskipun bukan norma hukum, karena pertimbangan etik yang masuk ke dalam ranah hukum. Asas-asas pembentukan peraturan perundang-undangan ini penting untuk diterapkan karena dalam era otonomi luas dapat terjadi pembentuk Peraturan Desa membuat suatu peraturan atas dasar intuisi sesaat bukan karena kebutuhan masyarakat. Pada prinsipnya asas pembentukan peraturan perundang-undangan sangat relevan dengan asas umum administrasi publik yang baik (general principles of good administration).